[Resensi] Seberapa Berani Anda Membela Islam?

KARAKTER PEMBERANI DALAM ISLAM

Judul : Seberapa Berani Anda Membela Islam

Penulis : Na’im Yusuf

Penerbit : Maghfirah, Mei 2016

Tebal : 274 halaman

Keberanian bukan hanya dominasi kaum laki-laki saja, wanita juga harus memiliki sifat tersebut. Seperti tokoh-tokoh waniita muslimah di jaman Nabi Saw. Mereka memiliki keberanian yang tidak kalah dengan laki-laki. Beberapa tokoh muslimah yang diabadikan kisahnya dalam buku ini dapat menjadi teladan bagi kita dalam menanamkan sifat berani.

Asma’ binti Abu Bakar

Peran aktifnya dalam dunia Islam tampak ketika peristiwa hijrah Nabi Muhammad Saw. dia membawakan makanan untuk Nabi dan ayahnya ke daerah yang sangat jauh dari kota Mekah, yaitu Gua Tsur seorang diri. Padahal ketika itu dia sedang mengandung tujuh bulan.

Nasibah binti Ka’ab

Mujahidah ini merupakan salah satu prajurit Nabi di Perang Uhud. Dia membuat Nabi takjub dan kagum akan keberaniannya. Dia menderita dua belas luka pada perang itu dan terus mengucurkan darah.

Khaulah binti Al-Azwar

Dia adalah salah satu pahlawan pemberani dari kaum hawa. Ia turut berperang berasama saudaranya, Dhirar bin Al-Azwar ke Syam melawan penjajah Romawi. Dalam salah satu pertempuran, Dhirar ditawan. Hal itu  sangat membuatnya sedih. Lalu, ia menyerang pasukan Romawi bagai api yang membara menerobos ke tengah-tengah barisan mereka.

Sumaira binti Qais

Ketika melihat rombongan pasukan muslim berangkat ke Uhud, dia langsung mendorong kedua anaknya, an-Nu’man bin Amr dan Sulaim bin al-Harits untuk turut serta dalam peperangan. Sementara dirinya duduk menunggu sampai didapati keduanya mati syahid.

Melihat kebernaian yang ditunjukkan oleh kaum wanita pada masa itu, menunjukkan bahwa kepahlawanan tidak hanya ditujukan untuk laki-laki.  Apalagi mereka turun langsung dalam peperangan dan berperan aktif dalam membela Islam, membela agamanya.

Sifat berani tidak mengenal gender, tidak pula berdasarkan usia. Karena keberanian harus ada pada diri setiap muslim laki-laki dan perempuan, dewasa hingga anak-anak sekali pun. Kita membutuhkan orang-orang pembearani dalam kekukuhan iman, takwa, rela berkorban dan aktif berbuat berdedikasi untuk Islam dan umatnya.

Buku ini menjelaskan ciri atau karakterisktik seorang pemberani dalam Islam. Terdapat 13 karakter pemberani yang dijelaskan secara rinci dalam sub-sub babnya. Karakter-karakter tersebut antara lain; mencintai masjid, menyeru  ke jalan Allah, bersungguh-sungguh dan tanggap, bersikap aktif dan bertanggung jawab, bercita-cita tinggi, dan masih banyak lagi.

Selain menjabarkan sifat dan karakter seorang pemberani, pembaca juga disuguhi kisah-ksah keberanian para sahabat dalam menegakkan kalimat Allah SWT. Tentunya sikap keberanian Nabi Saw dan para sahabat, seperti Abu Bakar, Umar, Ali bin Abi Thalib, Khalid bin Walid. Bahkan kisah keberanian seorang anak kecil bisa kita jadikan pelajaran berharga.

Dari kisah-kisah yang dituliskan, kita semakin tahu dan paham bagaimana seharusnya menjadi muslim yang berani. Berani menegakkan kebenaran dan keadilan, berani malawan kemunkaran, berani membela Islam sebagai agama yang benar yang selalu kita harapkan tetap teguh memegangnya hingga akhir hayat. Buku Seberapa Berani Anda Membela Islam ini sangat recomended buat para muslim dan muslimah. (BM)

Kontributor: Nia Hanie (www.nulisajayuk.blogspot.com)

 

Post Author: bloggermuslimah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *