Home Bisnis Heejou Bags

Heejou Bags

2 Menit Durasi Baca
0
0
9

Wow, satu lagi perempuan muslimah yang patut kita kulik-kulik terkait bisnis yang dijalaninya. Nisa Rakhmania, perempuan asal… yang merintis usaha rumahan dengan mematenkan brand Heejou untuk produknya yang bernuansa etnik berupa tas dan dompet. Heejou sendiri mengacu pada kata Hijau.

Heejou yang didirikan pada tanggal 20 Agustus 2009 dan berlokasi di Kampung Ciherang, Bogor, ini memiliki konsep dengan desain yang simple dan lucu. Produk tas yang dibuat khusus bagi perempuan dan dapat digunakan dari usia dewasa, anak muda, pelajar hingga anak-anak.

“Kami memiliki banyak desain untuk tas terutama tas punggung model serut dari bahan kanvas dan denim. Inovasi produk terus dilakukan agar menghasilkan produk yang disukai oleh setiap orang,” jelas Nisa terkait desain produknya.

Heejou saat ini telah memiliki pelanggan yang tersebar di Indonesia dan terus tumbuh menjadi brand produk lokal yang berkualitas dengan tagline: We create bag, for you to enjoy.

Saat ini pemasaran lebih banyak dilakukan secara online di website , media social, liputan TV, koran, komunitas dan juga ke sekolah dan kampus. Untuk menjalankan usahanya ini, Nisa dibantu oleh sekitar 17 orang karyawan.

Dunia bisnis tak kan pernah luput dari pesaing. Maka untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, Heejou mencoba menciptakan keunikan tersendiri. Produk tas dan dompet Heejou memiliki desain yang simpel, lucu dan bergaya muda. Relatif awet.

“Saya sering melihat produk yang kami produksi 3-4 tahun lalu masih berseliweran di jalan dalam kondisi yang baik,” ujar Nisa.

Kisaran harga produk Heejou saat ini dibanderol dengan angka Rp.65.000 – Rp.180.000. Harga yang sangat terjangkau tentunya dengan kualitas produk yang terjaga baik.

Selain pesaing, sebuah usaha juga tak luput dari kerugian. Nah, ini yang perlu kita ketahui agar bisa jadi bekal juga jika kelak punya usaha.

Simak pengalaman Nisa, “Tahun 2011 pernah hampir mau bangkrut karena terlalu berani membuat stok besar sedangkan saya belum memiliki sistem penjualan yang mapan. Uang usaha menumpuk di stok barang jadi dan bahan baku. Masalah tersebut dapat terlewati dengan cara membuat buku katalog profesional dan merekrut para distributor tas besar untuk menjadi distributor Heejou.”

Kamu kepo juga gak sih berapa omset yang diraup Nisa? Rata-rata penjualan produk Heejou antara 1000 – 2000 item per bulan. Kata Nisa, tinggal dikalikan aja dengan harga perproduk. Wew, pastinya bukan angka kecil lagi dong. Kamu hitung sendiri ya hehe…

Di awal tahun ini, Heejou dengan bangga mempersembahkan koleksi produk edisi 2016. Keberagaman motif dan warna kain tradisional Indonesia memberikan inspirasi pada desain produk di tahun ini. Penggunaan kain kanvas, denim, dan katun pilihan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan pelanggan akan produk tas yang baik dan berkualitas.

Pada tahun ini juga Heejou ingin kembali menguatkan semangat penggunaan tas kain dan mengurangi penggunaan kantong plastik. Lebih dari 9,8 miliar lembar kantong plastik digunakan masyarakat Indonesia setiap tahunnya dan menjadi sampah. Hal ini mendorong Heejou untuk berperan menyediakan kemasan yang dapat digunakan ulang kembali.

Jadi setiap pembelian produk Heejou, akan dibungkus dengan tas kain yang bisa digunakan untuk berbelanja lagi di tempat lain sebagai ganti kantong plastik. Ini merupakan salah satu bentuk tindakan nyata Heejou dalam menjaga lingkungan. Back to Nature bersama Heejou! (Via)

 

Muat Artikel Dari Blogger Muslimah
  • Ethica Fashion, Spiritual Islam Yang Mencerahkan

    Bisnis fashion memang nyaris tak ada matinya karena ia bisa sangat fleksibel mengikuti per…
  • Margaw Indonesia

    Dalam dunia bisnis ada satu hal yang sangat penting untuk diperhatikan, yaitu passion. Apa…
  • Seruni, Serundeng Nikmat

    Bisnis yang kini sedang trend saat ini salah satunya adalah bisnis kuliner atau makanan. D…
Muat Lainnya Bisnis

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Ethica Fashion, Spiritual Islam Yang Mencerahkan

Bisnis fashion memang nyaris tak ada matinya karena ia bisa sangat fleksibel mengikuti per…