Home Ragam Jangan Hanya Berlama-lama Mengagumi Diri di Depan Cermin, Kamu Juga Perlu Tahu Empat Pelajaran yang Bisa Diambil Dari Sebuah Cermin

Jangan Hanya Berlama-lama Mengagumi Diri di Depan Cermin, Kamu Juga Perlu Tahu Empat Pelajaran yang Bisa Diambil Dari Sebuah Cermin

2 Menit Durasi Baca
0
0
11

 

Sahabat muslimah setiap hari suka pakai cermin, kan? Minimal saat memakai jilbab. Sahabat mematut diri di depan cermin terlebih dulu sebelum memastikan bahwa jilbab yang dikenakan sudah pas, tidak miring ke kanan atau ke kiri.
Kita bisa belajar banyak dari cermin lho!

 

Cermin berasal dari kualitas terbaik

Begitu juga dengan diri kita. ”Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya.” (QS. At-Tin ayat 4). Bersyukurlah atas apa adanya kita karena Allah Swt telah menciptakan. dengan sebaik-baiknya, punya kelebihan, tak sedikit juga kekurangannya. Tapi, bagaimana kita menyikapi kelebihan dan kekurangan itu? Kedewasaan kitalah yang berperan di sana.

Kedewasaan dalam menyadari hikmah dalam setiap sudut perjalanan hidup kita sampai detik ini.
Sahabat Muslimah sudah kenal dengan dirinya sendiri belum nih? Karakternya, kelebihannya, kekurangannya, dan lain sebagainya.

Cermin adalah benda yang bermanfaat

Sahabat Muslimah, jadikan diri kita bermanfaat untuk orang lain. Seperti dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim, “Khoirunnas anfa’ahum linnas (Sebaik-baik manusia adalah manusia yang bermanfaat bagi manusia lainnya)”. Keimanan, ketaqwaan, dan kesalehan pribadi (kebaikan akhlak) kita masih harus disempurnakan dengan memberikan manfaat kepada orang lain. Jangan hanya menjadi menara gading yang indah dipandang saja, tapi jadilah menara mercusuar yang juga memberi manfaat bagi sekelilingnya.

Cermin tak pernah berdusta

Apa yang diperlihatkan di permukaan cermin, sama dengan benda yang ada di depannya. Cermin mengajarkan kita, jangan berdusta pada diri sendiri, terlebih pada orang lain. Jangan berdalih akan kekurangan kita. Jadilah apa adanya kita. Kekurangan dalam diri hendaknya dijadikan modal untuk terus memperbaiki diri, sehingga saat kita bercermin, senyum optimislah yang akan tergambar di sana.

Cermin itu perlu dibersihkan dan dijaga

Kalau tidak dibersihkan, akan banyak debu yang menempel di permukaan cermin dan kalau tidak dijaga, cermin bisa rapuh dan pecah. Seperti halnya dengan diri kita, Sahabat Muslimah. Kalau tidak pandai bersyukur atas anugerah yang diberikan Allah Swt. pada kita, kalau tidak bersih dari penyakit hati dan jauh dari Allah Swt., kita akan menjadi sangat rapuh. Ingat dua potensi manusia, fujur ataukah taqwa, itu adalah pilihan!

Oleh karena itu, perbaiki hubungan kita dengan Allah Swt. Jika hablumminallah baik, maka habluminannas juga akan baik, dan Allah Swt. akan memberi kemudahan dalam setiap aktivitas jika hanya kita niatkan untuk mendapat ridho dari-Nya.

Ayo Sahabat Muslimah, mari berlomba-lomba dalam kebaikan!
Finish-nya di surga ya… Aamiin…

Muat Artikel Dari Etika Avicenna
Muat Lainnya Ragam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Sahabat Muslimah, Sudahkah Kamu Memiliki Sepuluh Mutiara Muslimah Salehah?

Sahabat Muslimah, ‘salehah’, sebagai kata yang dikaitkan dengan sosok wanita disebutkan Al…