Home Keluarga Tujuh Ekspresi Penting Yang Perlu Didengar Oleh Anak

Tujuh Ekspresi Penting Yang Perlu Didengar Oleh Anak

2 Menit Durasi Baca
7
0
91

Komunikasi yang baik kepada anak akan membentuk kepribadiannya di masa mendatang. Anak yang terbiasa mendengar kata-kata kasar dan kotor dari orang tua dan lingkungannya, akan menyalin dan mengaplikasikan kata-kata tersebut dalam kehidupan sosialnya, baik di rumah atau di luar rumah. Anak yang sering mendengar orang tuanya marah-marah kepada orang-orang di sekitarnya, akan dengan mudah meniru apa yang ia lihat dari orang tuanya. Sedangkan anak yang terbiasa mendengar kalimat positif, pujian, motivasi dari orang-orang di sekelilingnya, ia juga akan tumbuh dengan menyerap kata-kata tersebut dalam benak dan tingkah lakunya.

Bunda muslimah, mari biasakan berbicara positif kepada anak-anak kita. Anak-anak kita perlu mendengar kata yang baik lagi positif dalam kehidupannya sehari-hari, agar ia tidak mudah memelihara sifat buruk sangka dan berkata buruk pada orang lain.

Berikut ini tujuh kata yang perlu didengar oleh anak-anak kita dalam rangka menjadikannya manusia yang tumbuh dewasa dan bijaksana:

  1. I love you

Penting bagi anak mendengar kata-kata sayang dari orang tuanya. Hal itu akan membuat ia merasa aman, tenang dan terlindungi.

  1. I’m proud of you

Jangan pelit memuji anak sekecil apa pun kebaikan yang telah ia lakukan. Hal itu akan membuat ia merasa dihargai dan semakin semangat melakukan kebaikan lainnya.

  1. I’m sorry

Terkadang orang tua yang merasa gengsi meminta maaf kepada anaknya. Menganggap anak masih kecil dan belum mengerti, membuat orang tua memandang remeh kata maaf. Padahal sekecil apa pun kesalahan orang tua pada anak, alangkah baiknya jika orang tua mengungkapkan kata maaf tersebut. Karena hal itu akan menjadi contoh bagi anak. Ia akan mudah meminta maaf jika berbuat salah pada orang lain.

  1. I forgive you

Saling memaafkan antara orang tua dan anak, akan membuat lingkungan keluarga semakin terasa harmonis tanpa ada rasa kesal apalagi dendam.

  1. I’m listening to you

Jadilah pendengar yang baik bagi anak-anak kita. Dengarkan ceritanya, dengarkan keluh kesahnya, dengarkan kesedihan dan kebahagiaannya. Dengan begitu anak tidak segan untuk menjadikan orang tua sebagai tempat curhat pertamanya.

  1. This is your responsibility

Kenalkan juga kepada anak tentang pentingnya bertanggung jawab. Biarkan anak menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa campur tangan orang tua. Tentunya dengan arahan dari orang tua agar anak dapat lebih hati-hati dalam menentukan langkah.

  1. You can do it

Motivasi dan kepercayaan dari orang tua sangat penting bagi anak dalam menumbuhkan sikap percaya diri dan berpikir positifnya.

Bunda muslimah, mulai saat ini mari kita ganti kalimat negatif kepada anak-anak kita menjadi kalimat positif yang membangun. Semoga dengan kalimat-kalimat positif tersebut anak-anak kita dapat tumbuh menjadi anak yang memiliki kepribadian unggul.

Muat Artikel Dari Nia Hanie Zen
Muat Lainnya Keluarga

7 Komentar

  1. Elva Susanti

    23 April 2018 at 3:46 pm

    Terkadang ada yg pernah saya dengar orangtua yg berbicara kasar pada anaknya, bahkan si ibu pun memaki dengan mengatakan “Seta*” Semoga kita tidak seperti itu ya

    Balas

  2. denik

    22 Juni 2018 at 11:18 pm

    Wah, setuju. Ini perlu diketahui oleh semua perempuan. Terutama para ibu. Karena tidak semua berpikiran seperti ini. Menganggap enteng sebuah percakapan antara ibu dan anak.

    Balas

  3. Visya

    26 Juni 2018 at 8:08 pm

    Betul. ter,aasuk i am sorry ya mba. Ga boleh segan kita ucapkan.

    Balas

  4. Dian Restu Agustina

    27 Juni 2018 at 5:07 pm

    I am sorry..ini kadang yang terasa gengsi! Padahal jelas-jelas saya yang salah. Hiks! Terima kasih sudah diingatkan 🙂

    Balas

  5. Dwi Arum

    27 Juni 2018 at 9:57 pm

    Terus berusaha melakukan yang demikian meski kadang ada lupa, ada gengsinya juga. Terima kasih sudah mengingatkan 🙂

    Balas

  6. Leila

    28 Juni 2018 at 8:32 am

    Yang nomor 6 mungkin tidak terdengar semanis ekspresi lainnya tetapi tetap penting, ya….

    Balas

  7. El-lisa

    28 Juni 2018 at 7:40 pm

    Tujuh kalimat ajaib ini, biasanya ketika mengucapkan i love you, saya tambahkan dengan, ummi cinta kamu apa adanya, sayang. Heehe.. Si sulung suka bilang kalau saya lebay. Yang nomor dua dan tiga, masih suka mendengar kalimat ini dari emaknya

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Tebarkan Cahaya Islam Pada Dunia

Judul                           : Telling Islam to the World Penulis                      …