Home Kajian Persiapan Maksimal Demi Ibadah Optimal

Persiapan Maksimal Demi Ibadah Optimal

2 Menit Durasi Baca
10
0
101

Setelah mengetahui keutamaan bulan Ramadhan di tulisan sebelumnya, semoga kita dapat lebih semangat menyambut bulan mulia ini dan memiliki niat kuat untuk memperbaiki ibadah di bulan tersebut. Bulan Ramadhan sangat mulia, sangat istimewa dan berbeda dari bulan-bulan lainnya.

Salah satu ustaz pernah berkata, bulan Ramadhan bagaikan Nabi Yusuf di antara sebelas saudaranya. Nabi Yusuf dengan segala keistimewaannya, sangat berbeda dengan sebelas saudaranya. Ramadhan juga ibarat sinar matahari di antara bintang-bintang yang ada. Di antara jutaan bintang di langit, mataharilah yang paling terang sinarnya.

Lalu, persiapan apa yang harus dilakukan untuk dapat meraih keutamaan bulan Ramadhan? Sedikitnya ada empat hal yang harus kita persiapkan agar dapat menyambut Ramadhan dengan maksimal:

  1. Cek kembali keimanan kita. Pastikan tidak terseret ke dalam kemusyrikan, kemunafikan dan kekufuran. Allah tidak akan menerima amalan puasa orang-orang yang hatinya terseret pada kemunafikan.

Orang munafik memiliki lima sifat. Pertama, orang munafik benci kepada Nabi Muhammad SAW. Kedua, ia juga benci kepada apapun yang disampaikan oleh Nabi, apalagi yang tidak sesuai dengan keinginan hatinya. Ketiga, orang munafik itu mendustakan Nabi Muhammad. Keempat, ia juga mendustakan apapun yang disampaikan olehnya. Kelima, orang munafik akan sedih jika umat Islam menang, sebaliknya, ia akan senang jika orang kafir yang menang.

Semoga hati kita terhindar dari sifat-sifat orang munafik tersebut, agar Allah ridho dan memberi kesempatan pada kita untuk beribadah dengan optimal di bulan Ramadhan.

  1. Pastikan kita bertaubat dan meminta ampunan kepada Allah SWT

Ibadah merupakan kenikmatan yang diberikan Allah kepada hambaNya. Apabila kita telah kehilangan kenikmatan dalam beribadah, bisa jadi itu karena kita masih membawa dosa-dosa yang belum terampuni. Maka marilah kita bertaubat dengan memohon ampunan dari Allah, agar kita diberikan kenikmatan beribadah di bulan Ramadhan.

  1. Memperbanyak doa

Doa merupakan bagian dari niat. Niatkan dan minta kepada Allah agar usia kita sampai kepada bulan Ramadhan yang penuh ampunan. Karena kita tidak akan tahu apakah usia kita akan sampai kepada bulan Ramadhan. Jika pun ternyata usia kita Allah takdirkan tidak sampai pada bulan suci tersebut, insyaallah Allah sudah mencatat niat kita dan memberikan pahala sempurna.

  1. Pilihlah amal-amal terbaik di bulan Ramadhan

Ramadhan bukan hanya untuk berpuasa, banyak ibadah lainnya yang bisa kita maksimalkan. Salah satu ibadah utama di bulan Ramadhan yaitu membaca Al-quran. Perbanyaklah berinteraksi dengan Al-quran, niatkan untuk bisa khatam sesering mungkin sesuai kemampuan kita. Bahkan para sahabat dan ulama di masa lalu, saling berlomba-lomba mengkhatamkan Al-quran.

Ibadah lainnya, yaitu memberi makanan buka puasa kepada orang lain. Kita akan mendapatkan pahala orang yang berpuasa tanpa mengurangi pahalanya. Bayangkan jika kita memberi buka puasa kepada sebuah pesantren yang menampung tiga ratus santri misalnya, maka kita akan meraup pahala ratusan santri tersebut plus pahala kita sendiri, tanpa mengurangi pahala puasa santri-santri tersebut. Masyaallah, siapakah yang tidak mau meraih pahala sebanyak itu?

Ah, Ramadhan memang istimewa. Ramadhan memang spesial. Mari bersungguh-sungguh melakukan persiapan terbaik, demi meraih pahala maksimal melalui ibadah yang optimal saat Ramadhan tiba nanti. Marhaban ya Ramadhan.

 

Muat Artikel Dari Nia Hanie Zen
Muat Lainnya Kajian

10 Komentar

  1. Leila

    11 Mei 2018 at 10:46 am

    Ma sya Allah, terima kasih sudah diingatkan….

    Balas

  2. Dwi Arum

    11 Mei 2018 at 11:22 am

    Marhaban ya Ramadhan. Bulan istimewa yang penuh keberkahan di dalamnya. Terima kasih sudah mengingatkan 🙂

    Balas

  3. Amallia Sarah

    12 Mei 2018 at 7:08 am

    Aku setiap memasuki bulan ramadhan selalu merasa waktu begitu cepat, rasanya baru kemarin menjalani ibadah di bulan ramadhan.

    Balas

  4. denik

    13 Mei 2018 at 4:09 am

    Terima kasih sudah diingatkan. Iya, nih Mba. Harus pintar memilih ibadah yg utama.

    Balas

  5. Dinny masyita

    13 Mei 2018 at 9:00 am

    Marhaban ya Ramadhan…mari kita saling memaafkan dan mengingatkan 🙏

    Balas

  6. Arin

    14 Mei 2018 at 8:22 pm

    Terima kasih tipsnya ka hehe.. semoga kita semua dpt menjalankan perintahNya dengan baik dan lancar semua ua. Aamiin.

    Balas

  7. Dian Restu Agustina

    15 Mei 2018 at 8:16 am

    Masya Allah , memang sungguh mulia bulan Ramadhan..Terimakasih sudah diingatkan. Semoga kita semua termasuk yang bisa menjalankan Ramdhan dengan sebaik-baiknya dan bukan melewatkan beraneka keberkahan yang dibawanya. Aamiin

    Balas

  8. April Hamsa

    20 Mei 2018 at 7:37 am

    Ramadhan kesempatan utk memperbanyak doa, semoga semua dikabulkan-Nya aamiin. Tengkyu artikelnya 😀
    .

    Balas

  9. Visya

    21 Mei 2018 at 7:46 pm

    Reminder banget ini mah buat aku… makasiiih mbaa Nia…

    Balas

  10. Iecha

    24 Mei 2018 at 7:44 am

    Smangat Ramadhannya, Manteman

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mendidik Anak Berdasarkan Fitrahnya

Judul               : Ibuku Adalah Sekolah Terbaikku Penulis             : Dian Kusumaward…