Home Bisnis MILAD 4 BLOGGER MUSLIMAH: HIJRAH SAMPAI KAFFAH

MILAD 4 BLOGGER MUSLIMAH: HIJRAH SAMPAI KAFFAH

6 Menit Durasi Baca
13
0
104

Alhamdulillah pada hari Ahad, 9 Desember 2018 lalu, komunitas kita tercinta, Blogger Muslimah (BM) mencapai usianya yang ke-4. Milad ke-4 kali ini BM merayakan bersama para anggotanya yang ada di sekitar Jakarta. Acara yang bertajuk “Milad 4 Blogger Muslimah” ini diselenggarakan di kantor Nutrifood Inspiring Center (NIC) yang berlokasi di Apartemen Menteng Square Jl. Pramuka no. 28 Rt. 005/06, Kenari, Matraman 13150.

Acara milad ini sendiri dimulai pukul 9:00 hingga pukul 15:00. Lokasi milad yang sangat nyaman dan instagramable ini membuat para peserta begitu semangat untuk datang ke acara dan bersiap mengabadikan momen-momen indah di setiap sudut ruangan kantor NIC. Peraturan kantor NIC dalam memberikan fasilitas kepada pangguna ruangan terbilang cukup unik. Salah satunya, kami dilarang membawa makanan yang berminyak seperti gorengan dan harus membawa tumbler sendiri untuk mengisi ulang air minum. Hal unik itu menjadi ciri khas kantor NIC yang menyadarkan kita agar tetap menjaga kesehatan dan cinta lingkungan. Nutrifood Inspiring Center merupakan co-working space dengan nuansa healthy & green. Jadi, tak heran bila NIC sangat menjaga hal-hal prinsip yang harus ditaati oleh siapa pun yang menjalin kerjasama dengannya.

Tepat pukul 9:00 para peserta dan panitia mulai berdatangan. Kami siap memulai acara dengan diawali pembukaan oleh MC. Di awal pembukaan acara, MC sudah membuat peserta deg-degan dengan pembagian doorprize. Dilanjutkan dengan perkenalan singkat komunitas oleh founder BM, yaitu Novia Syahidah. Selama acara berlangsung. Para peserta dipersilakan untuk mencicipi makanan ringan yang menjadi salah satu sponsor milad BM kali ini.

Warung Jande alias warung jajanan desa (@warung_jande) menyediakan ketan susu yang sudah dikemas dengan cantik dan siap disantap oleh para peserta. Ketan susu yang terasa lembut, manis dan creamy begitu nikmat dijadikan sarapan para peserta hari ini. Warung Jande sendiri merupakan usaha rumahan yang dirintis oleh seorang blogger yang cukup nyentrik dengan penampilan yang selalu menggunakan kebaya di setiap kesempatan. Berbagai jajanan desa yang sudah kita kenal seperti ketan susu, onde-onde, dadar gulung, kue lumpur, dan lain-lain, semua terbuat dari bahan-bahan alami dan tanpa bahan pengawet.

Acara selanjutnya yang ditunggu-tunggu adalah acara yang diisi oleh sponsor utama kita, yaitu Purbasari. Purbasari (@purbasarimakeupid) merupakan salah satu produk kecantikan ternama di Indonesia memberikan arahan dan tips untuk para peserta milad dalam mengaplikasikan make-up ke wajah. Sebelumnya telah dipaparkan tentang profil perusahaan dan penjelasan beberapa produk baru dari Purbasari oleh Brand Executive Purbasari Make-Up, Allicia Deana. Kemudian salah satu peserta diminta untuk menjadi relawan dalam rangka demo make up dari Purbasari. Peserta semakin antusias dan mulai mengajukan banyak pertanyaan seputar make up natural yang dapat digunakan untuk kegiatan sehari-hari.

Produk baru yang diluncurkan Purbasari tahun ini antara lain Lipstick Color Mate, Cream Brightening Cool, Flawless Mate BB Two Way Cake. Yang paling penting dari semua itu adalah produk kecantikan Purbasari telah mendapatkan sertifikat halal dari MUI, jadi sebagai muslimah yang harus selalu memperhatikan kehalalan kosmetik tidak perlu khawatir untuk menggunakan produk dari Purbasari.

Waktu pun beranjak semakin siang. Saatnya peserta untuk rehat makan siang dan melakukan salat zuhur sebelum nantinya acara akan dilanjutkan dengan sesi ke dua, yaitu sharing makna hijrah bersama artis atau penyanyi yang sempat hits di era 90an, Theresia Ebenna Ezeria Pardede- biasa dikenal dengan tERe. Beliau sekaligus menjadi nara sumber ke dua untuk sesi ke dua di milad BM kali ini.

Sambil menunggu kesiapan nara sumber ke dua untuk membawakan materinya, panitia mengambil kesempatan untuk membagikan doorprize kepada peserta. Mereka yang beruntung mendapatkan berbagai macam hadiah yang dipersembahkan oleh Mozlaik (@mozlaik), sebuah merek dagang yang memiliki tagline “Indah Sesuai Sunnah”. Produk-produk berupa busana muslimah syar’i seperti gamis, bergo, pashmina, niqab, juga tak ketinggalan tas cantik yang berbahan canvas yang ramah lingkungan menjadi salah satu produk Mozlaik yang begitu diminati. Pemesanan produk Mozlaik sendiri bisa langsung menghubungi nomor 0817203372 atau 081285957722.

Tak sabar untuk mendengarkan hikmah dari hijrahnya seorang penyanyi kondang di eranya, sesi sharing ke dua pun dimulai. Tere datang dengan balutan cardigan hitam panjang serta jilbab ungu yang mempesona. Meskipun dalam keadaan yang kurang fit, karena suara beliau yang agak serak, Tere dengan senyum menenangkan tetap semangat berbagi kepada para blogger muslimah yang hadir.

Proses hijrah Tere yang bisa dibilang cukup menggetarkan, menjadi lecutan semangat bagi semua yang mendengarkan. Lahir dan besar dalam keluarga Nasrani, tak ada sedikit pun pikiran untuk memeluk agama Islam, bahkan ia sempat menjadi seorang yang agnostik. Rupanya hidayah Allah menghampirinya lewat mimpi, di dalam mimpi itu ia ditanya, siapa tuhanmu? Siapa nabimu? Dari situlah Tere mulai mencari jawaban atas pertanyaan tersebut.

Tere adalah seorang yang sangat mengandalkan logika dan data. Informasi apapun yang datang akan ia tanya perihal kevalidan datanya. Hingga sekarang pun setelah memeluk Islam sejak 2 September 2000, ia akan berkutat dengan data-data yang tentunya semua data itu tercantum dalam Al-qur’an dan sunnah yang menjadi pegangan hidup umat Islam. Selama kurang lebih satu jam, peserta diajak untuk lebih dekat dengan Al-qur’an melalui data-data valid dalam surah-surah yang menjadi acuannya dalam menerima Islam. Beberapa peserta secara bergantian membacakan ayat beserta artinya dari setiap surah yang begitu berperan besar dalam mengubah keyakinannya.

Hal yang memilukan diceritakan oleh Tere adalah saat ayahnya tercinta wafat. Orang tua Tere memiliki keyakinan yang berbeda, ibunya Nasrani, sedangkan ayahnya Islam. Setelah masuk Islam Tere memilih tinggal bersama sang ayah demi menjaga keimanannya. Namun sayang, ayahnya yang jatuh sakit tidak sanggup memegang keimanannya hingga akhir hayat. Akhirnya sang ayah pun pergi untuk selamanya dalam keadaan kafir akibat berbagai pengaruh dari keluarga besarnya. Tere sangat terpukul karena peristiwa itu. Ia berpesan, peganglah teguh agama ini. Jangan sampai lepas. Matilah dalam keadaan Islam dan itu sebaik-baik akhir hidup kita.

Tere mengungkapkan bahwa ia bermaksud untuk mengganti namanya dengan nama Islam, Annisa, namun ia bertekad untuk menghafal surat dalam Al-qur’an yang akan menjadi namanya itu terlebih dahulu. Setelah ia menghafal dan memahami lebih mendalam surah Annisa, barulah ia akan mengganti namanya menjadi Annisa. Mari kita doakan agar Allah memberi kemudahan kepada Tere untuk mempelajari dan menghafal surah Annisa.

Sungguh pemaparan yang penuh hikmah dan menggetarkan hati para peserta. Tak sedikit peserta yang larut dalam setiap kisah yang disampaikan. Seorang mualaf yang baru mengenal Islam begitu semangatnya mempelajari Islam dan langsung menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Sedangkan kita yang sedari lahir sudah Islam mungkin jarang sekali membuka kitab suci, tak punya waktu membacanya apalagi menghafal isinya. Semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan inspirasi sehingga kita dapat melakukan hijrah secara kaffah.

Dengan berakhirnya sesi tanya jawab bersama Tere, selesai pula rangkaian acara milad Blogger Muslimah yang ke-4 ini. Alhamdulillah banyak inspirasi, manfaat dan senyum bahagia yang terpancar dari para peserta milad hari ini. Terimakasih untuk para peserta yang sudah meluangkan waktu untuk menghadiri #Milad4BloggerMuslimah. Juga terimakasih kepada Rumaisha by Zasa (@rumaisha_by_zasa) yang telah mendukung acara hari ini. Rumaisha merupakan brand lokal karya Zasafiana Djamal yang mengangkat konsep elegan syar’i pada produk muslim wedding wear.

Tak lupa ucapan terimakasih kepada @rumah_hijabalsa yang telah menyediakan seragam berupa gamis plus hijab cantik untuk dikenakan oleh panitia. Kerja panitia yang mobile, terasa tetap nyaman dengan balutan gamis dan hijab dengan disain casual, simple dan tetap syar’i.

Muat Artikel Dari Nia Hanie Zen
Muat Lainnya Bisnis

13 Komentar

  1. CerdasDenganUangmu

    24 Desember 2018 at 5:20 pm

    alhamdulillah ya, semoga terus jaya buat Blogger Muslimah dalam menjalankan Visi dan Misi para Blogger yang mayoritasnya adalah para Muslimah. Semoga apa yang ditulis di blog, bisa bermanfaat untuk orang banyak 🙂

    Balas

  2. Leila

    26 Desember 2018 at 12:20 pm

    Setujuuu, cerita mba tERe memang menjadi lecutan yang bermakna, ya. Maluuu rasanya nyimak ceritanya itu, diri sendiri serasa masih begini-begini saja padahal terlahir Islam.

    Balas

  3. Leila

    26 Desember 2018 at 3:52 pm

    Saluuut sama ketekunan mba tERe mengejar dan membedah data, hingga menjadi jalan hidayahnya.

    Balas

  4. Dwi

    1 Januari 2019 at 12:00 pm

    Masya Allah… Membaca sekilas kisah hijrahnya Tere, jadi ikut terlecut memahami Alquran. Semoga kita semua istiqomah ya di jalanNya.

    Balas

  5. lisa lestari

    1 Januari 2019 at 3:56 pm

    Keseruan bersama Blogger Muslimah setiap pulangnya pasti dapat ilmu. Apalagi acara milad kali ini luar biasa, belajar banyak dari mbak TeRe.

    Balas

  6. denik

    1 Januari 2019 at 4:41 pm

    Semoga tahun depan masih bisa bertemu dalam suasana yang lebih hangat ya?

    Balas

  7. Elva Susanti

    5 Januari 2019 at 9:35 pm

    Kisahnya mbak Tere menginspirasi banget ya. Semoga kita semua keep istiqomah, begitupun dgn mbak Tere

    Balas

  8. Dian Restu Agustina

    5 Januari 2019 at 11:12 pm

    Kisah Mbak Tere yang inspiratif memang pas untuk menjadi penyemangat diri para blogger muslimah untuk menjadi diri yang lebih bai lagi.
    Selamat milad untuk Blogger Muslimah Semoga makin sukses ya. Acara milad yang seru banget…Semoga tahun depan saya bisa ikutan..:)

    Balas

  9. Iecha

    6 Januari 2019 at 7:51 am

    Hidayah emang gak terduga. Banyak inspirasi dari Tere. Bahwasannya, orang logic thinker justru lebih bisa menemukan kebenaran.

    Mudah2an BM sering bikin acara begini

    Balas

  10. April Hamsa

    7 Januari 2019 at 8:52 am

    Seneng bisa ketemu Tere dan teman2 lainnya di acara ini.
    Sangat inspiratif. 2019 ini pengen mulai dengan banyak2 mendekatkan diri pada Tuhan, trus banyak2 membersamai anak2, keluarga no 1 😀

    Balas

  11. Novia Syahidah Rais

    7 Januari 2019 at 2:58 pm

    Alhamdulillah acaranya berjalan lancar ya. Semoga Blogger Muslimah terus mengadakan kegiatan yang bermanfaat dunia akhirat. Aamiin…

    Balas

  12. Amelia Fafu

    7 Januari 2019 at 3:14 pm

    Masya Allah, gimana kalau hadir langsung ketemu Tere ya. Baca reportase kegiatannya aja bikin hati tersentuh, hijrahnya total dan sangat menginspirasi. Semoga kita bisa lebih menjaga iman dalam Islam dengan keteguhan ya. Sukses Blogger Muslimah, salutt sponsornya selalu keren-keren :*

    Balas

  13. Visya

    10 Januari 2019 at 8:17 pm

    Indeed. Hijrah itu sebaiknya ga setengah2 ya. Langsung kaffah. Bukan tidak mungkin. Allah says, there is a will, there is a way.

    Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Juga

Mendidik Anak Berdasarkan Fitrahnya

Judul               : Ibuku Adalah Sekolah Terbaikku Penulis             : Dian Kusumaward…